Cara Menghitung Keyword Density

Keyword density merupakan salah satu faktor utama yang menentukan apakah artikel blog kita bisa berada di halaman satu google. Mengolah keyword density juga sangat penting untuk memaksimalkan artikel kita di serp google.

Lalu bagaimana cara menghitung keyword density? Untuk memaksimalkan sebuah artikel blog sehingga mampu menembus halaman 1 (page one) anda butuh tips berikut ini.

Perhitungan Keyword Density

cara menghitung keyword densitySebuah blog dikatakan baik dimata google jika sudah mempunyai kriteria keyword density yang ideal yaitu antara 2% – 3,5%.

Rumus untuk mencari keyword density adalah (Jumlah Pengulangan Keyword x Jumlah kata dalam Keyword / Jumlah total kata dalam Konten) x 100.

Contoh: jumlah kata dalam keyword “kursus seo jakarta” adalah 3 kata. Dan jumlah pengulangan keyword dalam konten sebanyak 5 kali dalam suatu konten yang berisi total 500 kata.

Ideal = (5×3/500)x100 = 3%, menurut beberapa pakar SEO, prosentase yang ideal adalah 1% s/d 3%.

Jika anda mengalami kesulitan dengan cara di atas, anda bisa menggunakan cara alternatif dengan menggunakan tools berikut: http://tools.seobook.com/general/keyword-density/.

Semoga bisa dipraktekan dan bisa membantu anda dalam optimasi blog sehingga bisa membuat artikel anda berada di halaman satu google.

Cara Riset Long Tail Keyword

Long Tail Keyword – Bagaimana cara memilih long-tail keyword yang baik untuk blog kita? Jika pada pertemuan sebelumnya anda sudah membaca mengenai “Cara Riset Keyword yang Baik dan Benar”, kali ini penulis akan membahas mengenai cara riset long tail keyword. lalu apa itu long tail keyword? dan bagaimana cara mencari long-tail keyword sehingga bisa membuat blog kita semakin optimal?

Dalam keyword itu sendiri mempunyai dua kategori yaitu :

  • Short Tail (kata kunci yang biasanya terdiri dari 2-3 frasa kata dan tidak mempunyai ciri khas atau detail khusus yang spesifik. Contoh: Jual Sepatu Futsal, Jual Batik, Jual Baju Muslim, dll)
  • Long Tail (kata kunci yang biasanya terdiri lebih dari 3 frasa kata, dan mempunyai ciri khas khusus dan lebih detail. Contoh: Jual Sepatu Futsal Murah Tanah Abang, Jual Baju Muslim Grosir Murah, Jual Batik Khas Pekalongan Murah).

cara riset long tail keywordUntuk pencarian di search engine google, long tail keyword biasanya daya saingnya lebih rendah dibandingkan dengan short tail keyword. dan kebanyakan orang-orang cenderung menggunakan short-tail keyword untuk pencarian karena lebih mudah.

Tetapi jangan khawatir, untuk Long-Tail penulis mempunyai tips bagaimana memilih Long-Tail Keyword yang baik dan benar sehingga bisa banyak digunakan dan bisa ditemukan di mesin pencari google.
Caranya adalah menggunakan tools pemecahan keyword. silahkan cek di: http://www.soovle.com kemudian anda ketikan keyword yang akan anda cari, maka otomatis akan di carikan sugesti untuk long-tail keyword anda.